Rabu, 08 Juni 2011

Air & Manusia; Manusia & Air


Air merupakan kebutuhan dasar hidup manusia. Bisa dibayangkan apa yang akan terjadi jika air yang ada di bumi habis atau tidak dapat dipergunakan lagi. Mungkin saja ini akhir dari perjalanan umat manusia dibumi. Atau apakah mungkin para ilmuwan di bumi telah meneliti jika air di bumi habis atau tidak dapat dipergunakan lagi maka umat manusia di bumi akan diungsikan ke salah satu planet yang telah ditemukan dan dapat menopang hidup manusia terutama untuk memenuhi kebutuhan hidup seperti air. Jika hal ini memang benar terjadi, untuk saat-saat tertentu umat manusia dapat saja berlapang dada dan bergembira sejenak, namun dapatkah kita membayangkan permasalahan apa yang akan terjadi berikutnya? Hidup di tempat yang baru tentu membutuhkan penyesuaian. Organ tubuh tentu tidak mudah untuk menerima lingkungan yang baru. Apalagi (jika hal ini benar terjadi) lingkungan yang baru itu sangat berbeda dengan keadaan yang sebelumnya.

Dari diskusi dengan teman-teman, ada suatu hal yang menarik mengenai wacana akan diungsikannya umat manusia jika suatu kedaan yang maha dahsyat terjadi dibumi. Para peneliti dan ilmuwan dunia yang digawangi Amerika Serikat dan negara-negara lainnya sangat gencar meneliti dan berusaha menemukan planet-planet asing yang serupa kharakteristiknya dengan planet bumi. Apakah ini suatu upaya penyelamatan yang akan dilakukan para ilmuwan jika memang benar adanya bencana maha dahsyat yang akan terjadi dibumi? Mungkin saja ini merupakan langkah awal untuk menuju ke sana. Selain itu, para ilmuwan juga aktif meneliti kira-kira tumbuhan apa yang dapat bertahan hidup dan menggunakan mekanisma apa agar tumbuhan itu dapat tumbuh dan berkembang layaknya ditanam di planet bumi. Tidak hanya itu, para ilmuwan juga mulai berupaya membuat tempat tinggal diplanet-planet yang nantinya dapat dihuni umat manusia. Apakah ini suatu pertanda bahwa para ilmuwan sudah memprediksikan tidak lama lagi bumi akan hancur? Diskusi kian berlanjut taatkala salah satu teman saya berujar, mungkin saja ini sebuah reaksi sebagai penyelamatan diri jika “KIAMAT” yang diramalkan kitab suci akan terjadi? Mungkin saja hal ini dapat dibenarkan. Jika memang benar adanya bencana maha dahsyat yang akan meluluhlantakkan bumi dan segala isinya ini terjadi, maka umat manusia sudah merasa siap untuk mengatasinya. Mungkin saja dapat dikatakan aksi perlawanan terhadap Tuhan??? Mungkin?? Saya tidak dapat mengatakan IA atau TIDAK karena saya tidak berhak untuk itu…!!!

Kembali ke permasalahan air, di Indonesia air merupakan permasalahan yang tidak kunjung selesai dan habis untuk diperbincangkan. Kenapa? Di salah satu sisi, air sangat dibutuhkan di daerah-daerah tertentu, dan untuk mendapatkannya membutuhkan materi dan tenaga yang besar. Atau dengan kata lain membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Pernah terjadi air diperdagangkan dengan sangat mahal, bahkan lebih mahal dibandingkan dengan premium yang diperdagangkan. Hal ini membuktikan bahwa air merupakan barang yang sangat dibutuhkan dan sangat berharga bagi manusia. Di sisi yang lain, daerah-daerah di Indonesia diperhadapkan dengan sangat melimpahnya air dan menjadi salah satu sumber masalah. Untuk mengatasinya membutuhkan biaya yang sangat besar. Kita ambil contoh di Ibu Kota Indonesia, Jakarta, daerah ini merupakan tempat yang hampir setiap tahunnya diberi berkah air yang sangat banyak. Sehingga banyak warga yang mengeluh karena begitu banyaknya air yang tersedia di tempat ini. Sangat kompleksnya masalah air ini perlu disikapi dengan bijaksana, jika tidak maka hal-hal yang tidak terduga dapat terjadi tanpa antisipasi yang baik, padahal generasi terdahulu telah mewanti-wanti generasi sekarang dan generasi selanjutnya dengan pribahasa “SEDIAKAN PAYUNG SEBELUM HUJAN” dan juga “LEBIH BAIK MENCEGAH DARI PADA MENGOBATI”… Kalimat ini seharusnya menjadi sindiran yang dapat membuka mata hati dan pikiran rasional kita dalam bertindak dan melakukan sesuatu. Sehingga masalah yang saat ini terjadi seperti kekurangan air (akibat dari iklim global yang tidak menentu) atau pun kelebihan air (akibat dari pembuangan sampah yang tidak benar, sehingga dapat menyumbat aliran air, dan aktivitas bisnis lainnya yang dapat menyebabkan timbulnya banjir seperti maraknya pembuatan rumah hunian dikawasan resapan air).

Sumber gambar [1]

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites