Ekonomi merupakan kajian ilmu yang begitu luas dan memiliki keterkaitan antar bidang kajian ilmu pengetahuan sosial yang ada. Kemiskinan dan pengangguran merupakan salah satu kajian yang tidak pernah putus-putusnya dibahas dan dikaji oleh akademisi di perguruan tinggi serta ekonom-ekonom dunia. Diantara dua bidang permasalahan yang dikaji tersebut dapat ditarik kebelakang dengan mengajukan sebuah pertanyaan, mengapa ada kemiskinan?
Kemiskinan adalah penyakit social yang harus segera ditangani!
Telah banyak teori dan kebijakan yang dibuat dan dikeluarkan, akan tetapi sampai pada saat sekarang ini KEMISKINAN belum dapat diatasi! Hal ini menjadi masalah semua Negara termasuk Indonesia. Indonesia merupakan Negara luas dan terdiri banyak pulau yang memiliki karakteristik masyarakat yang berbeda. Akan tetapi system social dan kegiatan ekonomi yang dilakukan masyarakat Indonesia relative seragam disetiap daerah, yaitu pertanian dan semangat gotongroyong.
Pertanian merupakan urat nadi kehiduapan masyarakat Indonesia dari dulu sampai pada saat sekarang ini. Akan tetapi hal ini semakin dipandang sebelah mata oleh pemerintah. Hadirnya teknologi menyebabkan system social masyarakat mulai luntur secara perlahan-lahan dan menggeser semangat gotongroyong. Hal ini melahiran Sifat individualisme yang semakin berkembang dan mengakar dalam kehidupan masyarakat.
Pertanyaan kemudian muncul dengan cara apa kita dapat mengembalikan nilai-nilai luhur dalam kebudayaan kita terdahulu tanpa meninggalkan zaman yang sangat canggih dan penuh kompettitif sehingga dapat meningkatkan taraf kehidupan masyarakat, terutama petani-petani Indonesia?
Menerapkan pembangunan yang berpusat kepada rakyat.
“Pembangunan adalah proses di mana anggota-anggota suatu masyarakat meningkatkan kapasitas perorangan dan institusi (istiah institusi disini mengacu kepada system struktur, adat dan nilai-nilai yang tahan lama yang membentuk perilaku dan hubungan orang-orang di dalam suatu masyarakat) mereka untuk memobilisasi dan mengelola sumberdaya untuk menghasilkan perbaikan-perbaikan yang berkelanjutan dan merata dalam kualitas hidup sesuai dengan aspirasi mereka sendiri”
Salah satu kunci dalam kebijakan ini yaitu pemerintah memberikan kebebasan bagi masyarakat dan mendukung segala sesuatu yang dibutuhkan masyarakat untuk melakukan aktifitas ekonomi di wilayah mereka masingt-masing. Jadi disini peran pemerintah menjaga keberlangsungan aktifitas ekonomi masyarakat dengan cara memperkokoh pondasi ekonomi melalui membentuk koperasi-koperasi yang tangguh.
Yang harus menjadi prioritas utama dalam penggunaan sumberdaya bumi adalah memberi kesempatan kepada semua orang untuk mendapatkan mata pencaharian pokok untuk mereka sendiri dan keluarganya dan tiap individu berhak menjadi anggota yang produktif dan berguna bagi keluarga , kelompok dan masyarakatnya serta penguasaan atas asset-aset yang produktif harus dibagi secara luas dalam masyarakat. Mengusahakan diversifikasi ekonomi pada semua peringkat ekonomi dimulai dari rumahtangga di pedesaan untuk mengurangi ketergantungan dan kerawanan terhadap goncangan pasar sebagai akibat spesialisasi yang berlebihan. Dan yang terakhir yaitu dalam mengalokasikan sumberdaya local untuk memberikan prioritas kepada produksi barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan pokok penduduk local. Tujuannya adalah untuk menciptakan ekonomi nasional yang terdiri dari unit-unit ekonomi local yang swasembada dan saling terkait satu sama lain. Dan unit-unit ini mempunyai derajat ketahanan untuk menghadapi goncangan system nasional dan internasional dan ikut mempunyai andil dalam melestarikan sumberdaya lingkungan hidup local mereka.
sumber gambar [1]








0 komentar:
Posting Komentar